Setelah kepergian Lavly, Vasant malah jadi duduk termenung di balkon sambil menyesap minuman beralkohol yang selalu tersedia di lemari khusus untuk minuman haram itu. Ia tau, kali ini Lavly tidak akan diam dan berserah saja menerima penolakannya untuk yang kesekian kali untuk ia bisa keluar dari bisnis gelap yang sedang ia lakoni. Ketika sedang memikirkan keputusan besar itu, seseorang menelponnya dan ia langsung meraih ponselnya yang ia taruh di atas meja. Vasant langsung melihat id penelponnya dan dengan segera menjawab telponnya. “Hai!” sapa Vasant pada penelpon yang membuatnya malah jadi mengembangkan senyuman. “Kamu lagi apa?” tanya seorang wanita yang sedang menelponnya itu. “Sedang di balkon sambil minum wine.” Kata Vasant yang langsung mengatakan hal yang sedang ia lakukan.

