Lalu Kak Winny menyilakan saya masuk. Sempat saya melihat dia tersenyum pada seorang pedagang siomay yang lewat, Saya dengar dia menyebut saya ini adik sepupunya yang hari ini dititipkan karena orang tuanya sedang pergi keluar kota. Wah, kalau sampai dia seperti itu, saya merasa yakin, ini adalah tempat tinggalnya.. Lalu saya mengikutinya masuk ke dalam rumahnya itu. (Hihihi saya perhatikan dia mengambil anak kunci yang berada di pintu depan dari balik keset welcome.. Kalau saya maling, habis sudah isi dalam rumah ini..) “Ini kontrakan Kak Winny..” katanya sambil menunjuk ke ruangan dalam, “Kak Winny tinggal berdua di sini.” “Yang satunya kalau tidak kerja ya pergi kuliah..” katanya, saat saya bertanya mana yang lain. Dia membuka kamarnya dan mempersilakan saya masuk sementara dia ke ru

