Bab 35

1294 Kata

Ana bangun menatap sekeliling. Entah ini pagi atau siang, sore ataupun malam. Dirinya sudah tak tahu lagi.Gorden yang membuat kamar gelap sepenuhnya bahkan cahaya matahari tak ada yang masuk membuat ana tak bisa mengetahui waktu. Hanya lampu kamar yang menerangi kamar ini. Ana mengamati rey yang masih terlelap disampingnya. Biasanya rey yang selalu bangun lebih awal,ana selalu dibangunkan oleh tangan atau bibir rey yang menggerayangi tubuhnya. Hari ini ana terbangun karena cacing-cacing di perutnya terus berbunyi menuntut untuk diisi. Ana menyingkirkan tangan rey yang berada diatas perutnya pelan-pelan takut membangunkan sang empunya. Merangkak pelan ke pingir ranjang. Setelah turun dari ranjang, ana bingung akan mengenakan apa. Akhirnya ana meraih bathrob untuk dikenakannya. Berjalan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN