Hari itu, pergola sudah berdiri kokoh. Bunga-bunga liar sudah menjalarinya dengan cantik. Esok, kuncup bunga itu akan bermekaran. Poine sudah berangkat pagi sekali untuk mengambil cincin pesanannya. Ola menyadari sesuatu. “Aku lupa akan gaun pengantinnya!” Maki yang juga lupa akan hal itu hanya bisa pasrah saat Ola memukulinya. Waktu mereka sudah hampir habis. Acara itu akan dilakukan besok. “Apa aku akan menggunakn baju ini?” katanya frustrasi menunjuk gaun satin yang sangat biasa sekali. Maki sadar itu akan membuat Oal uring-uringan. Maka dia memilih diam dan mendengarka setiap omelan yang kelur dari mulut Ola. Hingga suara gonggongan anjing membuat mereka saling berpandangan. Macarie datang membawa Cerberus bersamanya. “Ayah dan Ibu tidak bisa datang, mereka mengutusku dan Ce

