Diandra tak pernah menyangka jika Diovano memiliki kasih sayang yang begitu tinggi pada putrinya. Vania. Sejak awal pernikahan, Diandra tak pernah mengharapkan apapun selain tempat tinggal. Yang ia tahu Diovano hanya memandangnya sebagai wanita yang bisa ia gunakan untuk kebutuhan biologis saat Citra, istri pertamanya tak bisa diandalkan. Bukan tanpa alasan. Setiap kali Diovano datang dia selalu mengatakan jika malam ini istrinya menolak ajakan dan pria itu akan datang padanya. Hal itu membuat Diandra membatasi diri untuk tidak terlalu mencintai suaminya yang sewaktu-waktu bisa melepaskannya dengan mudah. Sayangnya, kini ia mulai berharap setelah melihat Diovano yang begitu bersemangat bercanda dengan putrinya. Diovano bahkan begitu erat memeluk sambil mengayun-ayunkan tubuh putrinya. "

