Cinderella, Sepatu Dan Pangeran

1562 Kata

Sudah hampir tengah malam saat Tamy menghentikan mobil di depan pagar Istana Atmaja yang sudah nampak sepi. Pesta sudah usai. Lampu-lampu sudah kembali redup. Dan pintu sudah ditutup. Sudah tidak ada lagi lalu lalang orang dan kendaraan yang keluar masuk dari rumah itu. "Apa pestanya sudah selesai?" Cindra memandang Tamy dengan wajah kecewa. "Aku akan tanya dulu ke Pak Satpam." Tamy membuka pintu mobil. Namun belum sempat kakinya melangkah turun dua orang satpam sudah menghampirinya. "Maaf, Mbak, pestanya baru saja selesai!" Salah seorang satpam menyapanya dengan ramah. Rara membuka kaca mobil di sampingnya lebar-lebar. "Maaf, Pak. Kita cuma mau mengantar Cindra," ucapnya sambil menunjuk ke arah Cindra yang duduk di sampingnya. Dan seketika kedua orang satpam itu pun terkejut. "Ooh! M

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN