Mama memandang Cindra yang tengah termenung di teras belakang sambil menatapi tanaman sayur di hadapannya. "Kamu sudah makan?" Tanyanya sambil duduk di samping Cindra. Cindra menggeleng. "Sebentar lagi, Ma. Belum lapar." "Sudah dua hari Mama lihat kamu melamun terus. Apa yang kamu lamunkan?" Cindra kembali menggeleng. "Kamu sudah bosan di sini?" "Kalau kembali ke Jakarta sekarang, Cindra juga bosan, Ma. Libur kuliah kan, masih dua minggu lagi." "Apa kamu sudah benar-benar enggak mau bekerja lagi di kedai?" Cindra terdiam. "Kamu masih merasa enggak enak sama Chef Pram?" "Cindra masih perlu waktu, Ma..." Mama tersenyum. "Kemarin Chef Pram tanya ke Mama. Katanya kalau kamu masih mau kerja di kedai dia sama sekali tidak keberatan. Kamu jangan sungkan." "Bukan itu, Ma... Cindra

