Cindra menatap kotak putih berpita hitam itu. Hatinya ragu. Ia seperti akan kembali kembali lembaran lama hidupnya yang sudah ia tutup rapat-rapat. Namun, setelah sekian lama dalam keraguan ia pun memberanikan diri mengeluarkan kotak itu dari dalam lemari pakaian. Seketika hatinya berdegup kencang saat ia membukanya. Ditatapnya sepasang sepatu indah berwarna champagne itu. Hadiah ulang tahun kedua puluh yang dikirimkan Leo lima bulan setelah mereka berpisah. Leo memesan kembali sepatu yang sama sebagai pengganti sepatu kanannya yang hilang dalam kecelakaan yang mereka alami itu. Namun hingga saat ini tak pernah sekali pun ia memakainya. Meski ia menyimpannya di tempat yang paling dekat dengannya. Cindra menyentuh sepatu itu perlahan. Meraba kulitnya yang selembut kulit bayi. Dengan pita

