Bertemu Lagi

1050 Kata

Cindra menarik napas sesaat setelah keluar dari dalam mobil. Entah kenapa, tiba-tiba saja ia merasa gugup—seperti hendak berkencan untuk pertama kalinya. “Jadi, Leo punya apartemen di sini?” tanya Tamy sambil mengulurkan tangan, membantu Cindra berjalan tanpa tongkat. Keduanya lalu masuk ke dalam elevator yang membawa mereka naik ke lantai tujuh belas. Cindra mengangguk. “Awalnya dia beli apartemen ini supaya lebih dekat ke kampus. Katanya biar enggak perlu bangun pagi. Tapi ternyata Mami enggak ngizinin Leo jauh dari rumah.” “Ooh… jadi dia beli apartemen ini cuma karena malas bangun pagi?” Tamy memastikan. Cindra tersenyum. “Leo memang suka impulsif. Padahal apartemen Mami juga enggak jauh dari sini.” Tamy menggeleng-gelengkan kepala. “Apalah aku ini. Mau pindah kamar kos yang ada je

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN