BAB 40

1550 Kata

            Malam itu Tania hanya singgah sebentar di kamarku.             “Nad, pokoknya kamu jangan bertindak dengan hal yang gegabah ya. Kamu tahu sendiri kan ternyata Aira ada seorang perempuan yang tidak main-main. Bahkan dia bisa melakukan hal itu hanya untuk menjebak kak Rendy dan menjadikannya kunci kelemahan kamu agar kamu berpisah dengan Andre.”             “Berarti selama ini Aira mengetahui jika aku sempat menyukai kak Rendy?”             “Sepertinya begitu Nad, karena bukan aku yang menjadi target pesan yang dikirimkan oleh Aira, melainkan itu kamu Nadine.” Tania menyadarkanku dengan menggoyangkan sedikit kedua lenganku.             “Tapi dari mana Aira dapat mengetahuinya?” aku masih bertanya-tanya sendiri dengan heran.             “Nad, bukan itu hal yang penting seka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN