Usai keluarga Aira datang untuk menggantikan posisi kami di ruang tunggu IGD, kamipun memutuskan untuk kembali pulang. Tania dan Farhan memintaku untuk pulang bersama mereka saja. Tania tidak kuasa membiarkan aku untuk pulang sendiri ke rumah. Sebelum memasuki mobil, Aira berpamitan kepada kami jika ingin pergi ke toilet sebentar. “Sayang sebentar ya aku ke toilet dulu. Kalian langsung ke parkiran mobil aja, nanti aku nyusul.” ucap Tania kepada kami sewaktu berada di lobi rumah sakit. “Mau aku temenin Tan?” tanyaku. “Nggak usah Nad..” Tania menolak dan segera berlalu dari hadapan kami. Akhirnya aku dan Farhan pun menunggunya di parkiran mobil. Sewaktu menunggu Farhan berusaha untuk menenangkan aku yang masih namp

