BAB 8

1875 Kata

Mendengar pernyataan Tania, aku hanya mengangguk pelan. Memilin buku-buku jemari tangan. Mencoba menanggalkan seluruh pemikiran buruk; bermacam-macam bentuk di dalam benak kepala. Terlebih lagi, kejanggalan pada diri Andre mulai berakar. Pertama, saat Andre tak menepati janji untuk mengantar pulang. Sedangkan, aku dan Tania menemukan mobil milik Andre pada sebuah parkiran mall. Kedua, perihal seorang perempuan yang menjawab panggilan telepon. Seorang wanita muda, yang mengaku sanak saudara; sepupu. Namun, ia tak menyampaikan pesan yang sempat aku titipkan pada dia untuk Andre. Ketiga, Andre menjadi seorang yang acuh selama beberapa jam. Tak mengirim pesan mau pun membalas pesan. Dan, di saat yang sama; Tania menemukan unggahan Aira yang menyertakan diri bersama Andre pada sebuah klub m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN