# Hansel terdiam menatap Karen yang kini berdiri di depannya. Ia menarik kursi untuk Karen. "Duduklah dulu." Ucapnya pelan. Karen menarik napas pelan. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang restoran. Tidak begitu banyak pelanggan yang ada di restoran itu. "Aku tidak lapar." Ucap Karen. Hansel mengangguk. "Baiklah...kita hanya akan bicara." Ucap Hansel. "Jawab dulu pertanyaanku." Balas Karen. "Aku bertemu kakekmu dulu. Dan memastikan sesuatu dulu." Ucap Hansel jujur. Karen merasakan jantungnya berdebar kencang. "Apa...yang kau bicarakan dengan Opa Liam?" Tanya Karen lagi. "Tentang aku, kau...." Hansel ragu sejenak. Ia menatap perut Karen yang sudah terlihat sangat besar, hingga ia mungkin mulai kesulitan untuk berjalan dan beraktivitas. "...juga anak kita." Lanjut Han

