# Karen termenung sendirian. Ia menatap amplop cokelat yang diberikan oleh William Tan. "Nona, anda baik-baik saja?" Tanya Lou. Semenjak pertemuan terakhir dengan Tuan besar beberapa waktu lalu, Nonanya terlihat sering termenung sendiri. Lou menatap ke arah kaca spion karena Karen sama sekali tidak merespon ucapannya. "Nona?" Tanya Lou sekali lagi dengan suara yang agak keras. Karen tampak sedikit tersentak dari lamunannya. "Yah.....aku tidak apa-apa." Ucap karen. "Nona...pikirkanlah dirimu sendiri dan anak di dalam kandunganmu. Nona berhak bahagia. Bahkan jika Tuan besar sekalipun, tidak berhak melakukan sesuatu yang tidak anda sukai." Ucap Lou. Untuk sesaat Karen hanya diam, tatapannya jauh ke luar, pada hiruk pikuk manusia yang memenuhi jalanan, pada sebuah keluarga yang sedang

