# Hansel tampak gelisah menatap ponselnya. Arther menatapnya bingung. "Kau seperti sedang membaca surat cinta? Atau novel online? Yg kisahnya sedih? Kau tahu seperti di w*****d w*****d itu.." Ucap Arther. Hansel menarik napas panjang. Kedua matanya tampak memerah. Arther menatap Hansel heran. "Pakai saja kacamata hitam kalau novel onlinenya terlalu menyedihkan...ya ampun kau betul-betul melankolis." Ucap Arther. Hansel tidak perduli. Sebentar lagi mereka akan segera naik ke pesawat. Jadi ia bangkit berdiri dan mengambil jarak agak jauh dari Arther dan mengeluarkan ponselnya. Arther hanya bisa tertegun. "Astaga...apa dia tersinggung?" Ia hanya bisa menatap Hansel dari jauh. Hansel mendial nomor telepon seseorang. "Josh, terima kasih." Ucapnya ditelepon. Suara tawa yang ceria te

