Bab 74 : Sacrifice 6

1006 Kata

# Hansel terpaku menatap orang di depannya. Yang benar saja, kenapa orang ini bisa menemukan tempat ia tinggal? "Jadi selama ini kau tinggal disini? Di hotel biasa seperti ini? Haha, Tidak seperti Hansel yang kukenal." Ucap Arther. Rahang Hansel mengeras, tapi ia menahan emosinya. "Aku tidak punya waktu meladenimu." Ucap Hansel. Ia hendak menutup pintu kamarnya tapi ditahan oleh Arther. "Aku datang kemari sesegera mungkin begitu aku memastikan kalau kau belum kembali ke Jakarta untuk bertemu denganmu, dan kau mengusirku?" Ucap Arther dengan wajah tidak percaya. "Lalu apa yang harus kulakukan? Menyuruhmu masuk?" Tanya Hansel. "Tentu saja, meski bukan dalam artian yang baik, tapi kita termasuk kenal dekat bukan? Yah walaupun sebenarnya kita tidak kenal baik...tapi cukup dekat...sebag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN