"Gimana? Sudah baikan?" Daniel menganggukkan kepalanya perlahan,warna tubuh Daniel yang pucat pun sudah kembali normal seperti biasanya. Rifia juga merasa bersyukur karena Daniel sudah kembali pulih. Rasanya agak aneh,pria sebongsor Daniel bisa takut sama serangga yang gedenya cuma sejempol kaki. "Dan,aku mau nanya nih" Rifia mencoba membuka suaranya kembali, Daniel dengan segera menoleh kearah Rifia "Nanya apa?" Balas Daniel Rifia mengigit bibir bawah perlahan dan meremas ujung piyama miliknya,"Nikah kontrak kita mau sampai berapa lama Dan?" Daniel tersentak seketika mendengar pertanyaan Rifia,"Kenapa tiba tiba bertanya?" "Soalnya kau hanya berkata Nikah kontrak saja waktu itu tanpa memberi tau kontrak nya berapa lama,setahun? Dua tahun atau berapa bulan" jelas Rifia,ia ingin

