Daniel membungkukkan badannya beberapa kali dihadapan Rifia,ia juga sudah meminta maaf terus terusan kepada Wanita dihadapannya itu karena telah berburuk sangka kepadanya Daniel sangat menyesal karena langsung marah tanpa bertanya secara baik baik terlebih dahulu. Rifia,ia tidak menghiraukan Daniel bahkan sampai punggung Daniel osteoporosis pun ia tidak akan peduli,sudah berapa kali Rifia mendengar kata Maaf dari Daniel,sungguh membuat risih. "Maafin dong" Daniel kembali memelas sewaktu ia mendapat Rifia melihat ke arahnya sekilas. "Janji ga bakal gitu lagi deh,serius" Daniel mengatupkan kedua tangannya ia memohon ampun Rifia mendenguskan nafas perlahan,ia menatap Daniel kembali dan menoyor kepala pria itu kasar "Kalau kau masih butuh bertindaklah seperti seseorang yang sedang membut

