. mempertahankan pernikahan kita, bukan karena cinta itu tidak ada, hanya saja Nafisah tidak memiliki alasan yang pasti untuk bertahan lebih jauh dari ini." "Ada! Kamu punya alasan!" Ngotot Aditya yang tidak terima jika Nafisah mengatakan mereka tidak memiliki alasan lagi. "Kamu punya cinta, aku juga punya cinta. Kita bisa bangun rumah tangga kita kembali." "Cinta? Lantas bagaimana dengan Andini, Mas. Jangan lupakan jika di sini kamu yang membagi cinta dengan wanita di masa lalu, oke fine. Nafisah yang merebut dan itu salah satu hal yang membuat Nafisah menginginkan ini semua berakhir." Aditya seolah tersadarkan oleh sesuatu, ia segera menghadap ke arah Andini dengan cepat, di sana wanita itu sudah berderai air mata menatap dirinya dengan kecewa. "Pakde, apa cerai perkawinan si

