Daffa mengusap rambut baby Dinka yang tebal. Laki-laki itu menciumnya dengan penuh rasa sayang. Freya hanya diam, membebaskan Daffa menyentuh putrinya. Ia sudah diperbolehkan untuk pulang malam ini, dan Daffa berniat untuk menjemput anak dan istrinya dirumah sakit. Daffa terlihat menaruh baby Dinka di samping Freya yang sudah berganti baju menjadi baju biasa. Daffa tersenyum, lalu mendekati jejeran tas berisi pakaian yang ada di sofa kecil di ruangan Reya. "Ayo pulang sayang!" ajak Daffa. Freya bergeming. Perempuan itu menatap Daffa dengan pandangan yang tidak bisa Daffa artikan. Daffa mendekati Reya ketika perempuan itu hendak turun dari brankar rumah sakit. "Minggir Daf, aku bisa sendiri." "Kenapa nggak mau sayang? Aku kuat kok gendong kamu," kata Daffa. Reya tertawa kecil, di pa

