Laki-laki dengan kaus biru polos dan celana bola itu berdiri di depan kolam ikan yang ada di rumahnya. Laki-laki itu—Daffa Malik, terlihat sedang melamun diatas sana. Daffa menarik napas, tangannya menggenggam sebuah ponsel keluaran terbaru yang ia beli satu bulan lalu. Daffa masih setia memikirkan ucapan kekasihnya, Freya, perihal pernikahan mereka. Sebenarnya Daffa belum siap. Tapi permintaan Reya sangat-sangat sulit untuk di tolak. Beberapa jam saat mereka bertemu.. "A," panggil Reya pelan. "Iya sayang apa?" Kata Daffa. Laki-laki itu menoleh ke arah Reya. Freya terlihat memilin ujung kaus yang di pakainya. Perempuan itu memilih duduk di depan Daffa ketimbang di sampingnya. "Kata Mama kapan kamu nikahin aku?" Tanya Reya. Sejujurnya, Freya juga tidak enak mengutarakan ini kepada Daf

