Pagi ini, Via dan Rafael akan pergi ke toko perhiasan dan butik. Rafael mengosongkan jadwalnya hingga semua acaranya selesai. Papanya lah yang akan menggantikan dirinya di kantor untuk sementara waktu. "Ya udah Ma, Rafa sama Via berangkat dulu." Pamit Rafael pada Nadia. Memang Nadia dan Edgar yang meminta Rafael untuk memanggilnya Mama dan Papa. Sama halnya seperti Via memanggil orang tua Rafael. "Via berangkat dulu Ma." "Iya, kalian hati-hati dijalan yaa. Nanti kalian kabarin kalau mau ke butik, biar Mama sama Siska nyusul ke sana." Mereka pun mengangguk. Rafael membukakan pintu mobil untuk Via. Rafael mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. "Mau kemana dulu?" tanya Rafael. "Hmm, ke toko perhiasan dulu aja, baru ke butik." Rafael pun menganggukkan kepalanya menuruti ucapan

