Siska baru saja kembali dari belakang, ia tidak menunjukkan ekspresi lesunya. Ia menunjukkan ekspresi biasa saja seperti pertama kali ia datang ke rumah Via tadi. "Eh iyaa, kita makan siang yuk!" Ajak Nadia. "Kita udah makan Nad." Tolak Siska dengan halus. "Makan dikit lagi gak papa," ucap Edgar. "Iya, kami belum makan siang. Masak iya tamunya kami tinggal makan. Kan gak sopan banget. Mending kita makan sekarang yuk!" Ajak Nadia lagi. "Beneran kita udah makan loh." Tolak Dani dengan halus pula. "Udah lama banget loh kita gak makan bareng. Makan siang bareng yuk! Kalau makan siang gini sepi tau, anak-anak masih pada kerja. Kebetulan aja Via gak kerja hari ini." Nadia terus membujuk mereka. Siska dan Dani saling melihat satu sama lain. Dani pun mengangguk tanda ia menyetujui itu. "Hm

