Via tidak tau mengapa kedua putranya bisa berbicara seperti itu. Ia harus mencari tau siapa orang yang meracuni otak polos kedua putranya. Siska juga tidak tau bagaimana bisa cucu mereka berbicara seperti itu. "Apa mereka sering melihat ku nonton sinetron azab ya?" batin Siska. "Sayang, kalian gak boleh berbicara seperti itu." ucap Via dengan lembut. "Kami kan benal Mom," ucap Sean. "Iyaa Mom. Oh iya Tante tenang aja, Daddy bisa beliin baju setoko nya sekalian. Daddy Rafael kan sultan," ucap Farel dengan senyum manisnya. Kedua putranya ini sangat menggemaskan, namun juga sangat menjengkelkan disaat bersamaan. Tapi ia tidak bisa marah pada mereka berdua. "Kalian main dulu sama Aunty Alya ya. Biar Mommy, Oma, Tante Sesil, Bi Tati, dan Mbak Yeyen nyiapin masakannya dulu." "Siap kapten!

