Iham : Menghindari Kesalahpahaman

1982 Kata

  Di dalam mobilnya, Adam menunggu di depan rumah kost Ajeng. Ia sudah menghubungi Ajeng dan memberitahunya bahwa ia akan mengantarkannya ke kampus sekalian pergi ke kantornya.           Sambil menunggu, laki-laki itu masih memikirkan Fanny, sekertarisnya yang sudah ketahuan korupsi dana di perusahaannya. Ia memikikannya baik-baik, apakah ia bisa melihat Fanny sampai selama itu. Rasanya muak sekali melihat pengkhianat yang sudah memakan uang perusahaannya. Bukan masalah jumlahnya, korupsi memanglah penyakit yang membahayakan sebuah intansi.           Apa aku suruh Ajeng jadi sekertarisku saja? Ah, nggak mungkin. Ajeng saja masih kuliah. Mana mau dia menjadi sekertarisku? Pikir Adam.           Apa aku punya dua sekertaris saja?           Ah, tapi toh sebentar lagi kita menikah. Setiap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN