Kehilangan

1644 Kata

Bab 17 Kehilangan Ajeng tidak tahu kenapa ponselnya berbunyi saat larut malam. Ia bangun dengan mata berat lalu mengambil smartphone barunya. Dilihatnya sebentar dan ia melihat nama Bapak di layar. Bapak meneleponnya? Malam-malam begini? Ada apa ya? "Halo, Pak." Sapaan pertama Ajeng terdengar malas. "Halo, Jeng! Ini Ibu," ujarnya gugup. "Ibu, ada apa malam-malam telepon Ajeng?" "Jeng, Bapakmu masuk rumah sakit. Bapak muntah darah banyak sekali. Dia terus manggil-manggil kamu, Nduk. Pulang dulu, Jeng! Ibu takut kalau Bapak enggak bisa tahan lagi. Bapak pengen ketemu kamu." Mendengar penjelasan Ibu. Ajeng yang tadinya masih mengantuk pun langsung membuka matanya lebar-lebar. "Apa, Bu? Kenapa Ibu enggak ngasih tahu dari tadi?" "Ibu awalnya enggak mau kamu khawatir. Apalagi kamu juga b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN