Tante Yuana terlihat kaget saat melihatku dan Gara berada di hadapannya. Saat itu dia sedang berada di dapur, terlihat sedang memanggang roti. "Loh, kok nggak bilang-bilang dulu kalau mau pulang," ujarnya dengan wajah bingung. "Ibu atau Ayah nggak ulang tahun, kan hari ini?" tanyanya seperti berbicara pada diriku sendiri. Gara tertawa dan memeluk ibunya. "Masa harus tunggu Ibu atau Ayah ulang tahun dulu baru boleh kasih kejutan," ujar Gara sambil tertawa. "Nala mana, Bu?" tanya Gara sambil melihat sekelilingnya. "Ikut Bia sama Haris belanja ke supermarket," sahutnya. "Aruna bantuin Tante ya," kataku sambil mendekat ke arahnya. "Boleh, ayo sini. Sebentar lagi Ayahnya Gara pulang, dia paling suka sama roti yang masih hangat gini," ucap Tante Yuana. "Ya sudah, Ibu sama Aruna aja dulu,

