34. Kapan Sih?

1602 Kata

"Apa yang kamu lakuin?" tanyaku kaget dan bodohnya nggak langsung menarik tanganku, aku malah membiarkannya membersihkan jari-jariku sampai tidak ada lagi coklat yang menempel. Sepertinya Gara lumayan mirip dengan peliharaan Nala yang suka banget menjilat anggota tubuhnya. "Beres," ucapnya dengan nada enteng. "Lagi dong, tapi nggak usah yang ada coklatnya biar tangan kamu nggak kotor lagi. Yang original aja," pintanya kemudian tanpa tahu jika aku sudah hampir kehabisan napas karenanya. Seenaknya saja menjilat dan menghisap jari-jari tanganku seolah itu memang hal yang biasa dilakukannya. Aku mengambil sepotong eclair dengan fla original dan menyuapkannya pada Gara. Dia menggigit dan mengunyah kuenya dengan santai sambil sesekali bersenandung lagu yang keluar dari speaker mobilnya. Aku m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN