Aku nggak pernah kerja ditungguin seperti ini. Apalagi jika yang menungguku itu Gara. Aku nggak bisa melarangnya karena dia tetap bersikeras walaupun aku telah mengatakan jika dia akan bosan karena menungguku. Coba saja bayangkan saat aku sedang serius bekerja, di sebelah sana ada Gara yang sedang memperhatikanku sambil sesekali memainkan ponselnya. Untung saja klienku nggak banyak bertanya tentang siapa Gara karena itu pasti akan membuatku kebingungan. Nggak mungkin aku mengenalkannya sebagai asisten baruku, kan? Kali ini klienku adalah anak salah seorang pejabat yang lumayan terkenal di pemerintahan. Karena ini adalah wisuda pasca sarjananya, dia ingin seluruh keluarga intinya yang terdiri dari ibu, dua orang kakak wanitanya dan satu orang kakak iparnya mendapat riasan yang sempurna da

