19. Can't Handle

1544 Kata

Napas Gara terasa panas menerpa wajahku. Tangannya kembali menyusuri wajahku dan aku memberanikan diri membalas tatapan matanya. Bola matanya terlihat lebih gelap dari biasanya. Aku berusaha menatap tiap jengkal wajahnya  sambil menahan napasku. Sebelumnya aku tidak pernah berani untuk menatap wajahnya dengan saksama seperti saat ini, tapi kali ini aku tidak bisa menahan rasa penasaranku. Rahang wajahnya terlihat kokoh dan membuat tanganku tergoda untuk menyentuhnya. Rambut-rambut halus di beberapa bagian wajahnya juga tak lepas dari pandanganku. Aku baru tahu istilah lelaki yang menggoda iman yang sering Sera ucapkan padaku saat tidak sengaja kami bertemu dengan lelaki tampan. Sera memang kadang bersikap norak, padahal dia telah memiliki suami. Saat ini aku berada di antara kecemasan ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN