-ERFAN- Kesimpulannya, rencanaku hari ini gagal. Rencana awal bertemu Ayu dan meluruskan semuanya, malah berujung mengantar Tias pulang. Ya, ini hitung-hitung buang sial, karena sudah jauh-jauh datang. Setelah mengantar Tias pulang sampai ke depan jalan masuk gang rumahnya aku langsung pamit. Sepanjang perjalanan menuju apartemen rasanya hatiku masih mendidih melihat orang itu menjemput Ayu. Jika benar yang kulihat di kampus adalah Satya, aku benar-benar kesal. Aku heran kenapa dia selalu datang di waktu yang tidak tepat. Waktu itu, ia tiba-tiba muncul di acara reuni, dan mengacaukan semuanya. Sekarang ia tiba-tiba muncul lagi, dan kembali mengacaukan segalanya juga. “Arggghhh!!!” Aku sungguh geram. Tapi aku bisa apa? Mengeluh pun bukan menjadi solusi. Dan gak bikin Ayu tiba-tiba tert

