“Gue belum berani menyimpulkan sih. Tapi kalau dia normal, mustahil dia gak suka sama lu,” jawab Kak Kirana. Membuat aku senang. “Serius, Kak? Kakak berpendapat gitu?” Tanyaku memastikan. “Hmm... ya seharusnya sih begitu, apalagi kalau ceweknya seumuran,” lanjutnya. Menambah hatiku semakin berbunga-bunga. “Betul... betul... Kak, dia emang seumuran. Tapi apa hubungannya ya?” Tanyaku. “Iya maksud gue, pesona lu bisa banget bikin cewek seumuran lu kelepek-kelepek, tapi gak ngaruh buat cewek yang lebih tua dari lu. Jadi maksud gue, lu jangan ge-er sama apa yang gue bilang barusan ya!” ucap Kak Kirana tak terduga, membuatku jadi ingin tertawa karena geli mendengarnya. Kadang Kak Kirana itu memang sulit di tebak, mungkin sudah terlalu sering berinteraksi dengan Bang Abi, jadi sepertinya sifa

