1 Tahun kemudian… Aku meletakan topi dinasku di atas laci sebelah televisi, setelah itu aku membanting tubuhku di atas sofa. Sofa ini terasa lebih empuk dari terakhir kali aku duduki. Entah karena sudah terlalu lama aku pergi dari rumah. “Lu mau bikin jus gak?” tanya Kak Kirana. “Boleh deh, kalo gak ngerepotin,” jawabku. Kami baru saja pulang dari studio photo. Setelah beberapa minggu berlalu kami baru sempat foto wisuda, karena tadinya aku pikir setelah dilantik akan punya waktu senggang, ternyata pada kenyataannya tidak begitu. Kebetulan seminggu ini aku sedang ada di Jakarta, karena harus mengikuti pembekalan di Mako Marinir—jadi berasa seperti reuni dengan Bang Edy, karena hampir setiap hari kami bertemu di Mako. Pekan depan setelah selesai diklat di Cilandak aku langsung berangk

