-AYU- “Wah, selamat ya, Yu! Gak nyangka dari geng kita malah lu duluan yang paling pertama melenggang ke pelaminan!” Seru Aldo sambil menyalamiku. Aku menyerahkan kartu undangan yang baru saja jadi dua hari lalu dari tim WO pada teman-teman kantorku, sekalian memberikan beberapa kotak berisi nasi uduk dan lauknya untuk mereka. Ibu sengaja membuat nasi kotak pagi-pagi sekali, karena hari ini aku ulang tahun. Katanya aku harus membagikan nasi kotak ini sekalian syukuran dengan semua rezeki yang aku dapatkan hingga sejauh ini, karena sejujurnya aku memang belum sempat menyelenggarakan acara syukuran secara formal sejak aku dinyatakan lulus sidang skripsi di kampus. Ibu bilang, syukuran ini untuk gelar sarjanaku, pekerjaan yang aku dapatkan saat ini, dan terakhir, tentu saja jodoh yang d

