-TIAS- Meski aku bukan anak pramuka, tapi untuk urusan menyalakan briket, aku juaranya. Karena Kakaku adalah pencinta alam, beberapa kali aku sering membokar peralatan mendakinya. Salah satu yang selalu ada di dalam ranselnya adalah briket. Karena penasaran aku bahkan pernah diajarkan olehnya cara menggunakan peralatan kemah tersebut. Aku menoleh ke arah pos air bersih, sambil menunggu Ayu datang membawa dua ember air yang aku pesankan. Tapi, mungkin antrean panjang, sehingga aku merasa Ayu lama sekali. Alih-alih Ayu yang datang, aku malah melihat Erfan menghampiriku. Jantungku langsung berdebar. “Hai, Ti, berhasil?” tanyanya sambil tersenyum. “Berhasil dong,” jawabku. Dan menunjukan padanya kompor briket yang apinya sudah menyala. Setelah itu aku mengambil panci, dan mengisinya de

