Bab 61

1388 Kata

-KIRANA- Kami datang ke kediaman calon tunangan adiku, untuk melamarnya secara resmi dan menentukan tanggal pernikahan. Prosesnya memang sangat cepat, setelah dia mengabariku bahwa ia “diterima”, besoknya aku dan mamak pergi ke tanah abang untuk membeli beberapa perlengkapan seserahan. Dan besoknya lagi, yakni hari ini, aku sekeluarga bersilaturahmi dengan keluarga pihak perempuan. Sejujurnya aku belum tahu, bahkan kami sekeluarga sama sekali belum tahu—meski dalam bentuk foto sekalipun, penampilan calon anggota baru keluarga kami itu. Tapi aku yakin gadis itu pasti sangat spesial di mata Satya, oleh karena itu ia berani melamarnya. Yang kutahu Satya hingga detik ini memang tidak pernah terdengar berpacaran dengan siapa pun. Tapi entahlah, mungkin dia memang agak tertutup soal ini. Seti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN