Bab 62

1417 Kata

-KIRANA- Kami mampir di sebuah kafe, yang dulu sering digunakan aku dan tim untuk pertemuan rapat, sebelum Erfan punya kantor sendiri seperti sekarang ini. Sebetulnya aku pribadi pun sudah jarang menyambangi kafe ini, selain karena sekarang aku sudah tidak di kampus lagi, karena kesibukan dan jarak yang jauh dengan kantor, maka aku sudah jarang ke sini. Kecuali hari ini, bersama calon adik iparku, yang baru aku kenal selama 3 hari. Secara pribadi aku cocok-cocok saja dengan pilihan Satya. Ayu anaknya baik, sopan, dan juga sepertinya asyik. Apa lagi dia itu penggemar drakor sama sepertiku, pasti kami bisa cepat “nyambung” satu sama lain. Tapi yang menjadi masalah—sebetulnya bukan masalah juga sih. Aku mungkin hanya sedikit kaget, mendapati anak itu juga adalah seseorang yang sedang dideka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN