Kami sudah tiba di tempat acara, benar saja yang dikatakan Mas Su padaku saat kami di mobil kemarin, bahwa tempat ini akan dihadiri begitu banyak orang. Aku malah jadi teringat pesannya yang membuatku ingin tertawa. “Di tempat itu nanti, jagalah dompetmu baik-baik!” pesannya dengan mimik wajah yang sangat serius. Namun anehnya aku malah ingin tertawa. Bagaiaman pun ilmu bela diri yang diajarkan di kesatrian kepada kami, tidak sertamerta membuat para copet gentar membuat dompet kami berpindah ke tangannya. Mengingat ucapan Mas Su bibirku tiba-tiba saja tersinggung lebar. Sungguh membuat mood-ku pagi ini membaik. Setelah tadi berdebat hal yang tidak penting dengan Kak Kirana. Di keramaian kami terpisah, keluargaku sepertinya begitu antusias mendengarkan penjelasan pemandu wisata dada

