Bab 23

1507 Kata

Pagi ini kediaman Huda Adnan cukup ramai dengan celotehan Assyafa di meja makan. Gadis kecil berusia 6 tahun itu nampak sangat lincah dan bersemangat menceritakan hari pertamanya di SD. Sedangkan Ashraf lebih banyak diam, putra sulung Huda Adnan dan Samiera Permata Adhiguna itu cenderung pendiam. "Habiskan dulu makananmu, Sayang," tegur Huda pada putrinya yang berwajah mirip dengan keluarga Kelly. "Papi nanti antar Assyafa dan Ashraf kan?" tanya Ashraf yang sejak tadi hanya fokus menyantap roti panggangnya. "Tentu saja," jawab Huda mengacak rambut putranya yang sudah rapi. "Hari ini Mas sibuk?" tanya Samiera yang baru saja mendaratkan bokongnya di kursi. "Lumayan, kenapa?" "Aku mau minta izin ikut kajian Ummi Khadijah ya?" "Boleh, tapi jangan terlalu larut ya pulangnya. Kasihan anak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN