Samiera terus memandang ke luar jendela mobil, tak sekalipun ia mau menatap mata suaminya. Bahkan sejak Huda menjemputnya di tempat Ummi Khadijah tadi. Ia lebih memilih diam dan memikirkan semua yang diucapkan oleh sahabatnya. Sedikit banyak ia mulai menyadari perubahan pada diri suaminya, Huda cukup banyak berubah dan ia baru menyadarinya sekarang. Mungkinkah Huda diam-diam menikah lagi di belakangnya? "Sayang, kenapa sejak tadi kamu diam?" tanya Huda yang menyadari kebisuan sang istri. "Tidak apa, Mas. Ara hanya lelah," jawab Samiera memberikan senyum seadanya pada Huda sebelum menarik nafas dalam dan memejamkan mata. Sebisa mungkin ia menahan air matanya agar tidak jatuh membasahi pipi. Lagipula ia belum tahu pasti siapa wanita hamil yang dilihat oleh Sophie. Tapi ia yakin sekali jik

