“Hari ini sepertinya akan turun salju,” celetuk Vernon. Ben menoleh ke luar kedai dan keningnya mengerut. “Ini masih musim gugur, lagipula di luar matahari bersinar terang.” “Aku hanya menyindirmu, Bodoh! Karena kau sudah lama tidak datang.” Vernon menggelengkan kepalanya, kehabisan kata-kata melihat tingkah Ben. Pria itu sudah beberapa hari tidak datang ke kedai. Ia sudah tidak serajin dulu mengunjungi Vernon. Konon, Ben sedang menikmati masa-masa penuh bahagia dengan kekasih barunya. “Kau sudah mendapatkannya. Lalu apa rencanamu selanjutnya?” Vernon menuang vodka ke gelas Ben. “Aku dengar desas-desus dari pelanggan, kalau pernikahan dua keluarga itu akan diadakan bulan depan. Benarkah itu?” Ben mengangguk. “Kurasa, Ella hanya butuh adrenalin dan bersenang-senang sebelum terkur

