Perasaan Khawatir Bayu

1800 Kata

“Kamu yakin bisa nemani Dinda? Perjalanannya lumayan jauh Ning. Hampir 4 jam perjalanan,” tanya Bayu memastikan entah untuk keberapa kalinya. Pasalnya sedari pagi perasaan Bayu tidak tenang entah kenapa. “Iya mas yakin, aslinya udah dari lama niat jalan sama Dinda, mumpung bang Wahyu ngasih izin cuti, kamu juga bolehin kan?” Cukup lama Bayu terdiam sebelum akhirnya mengangguk pasrah, pun rasnya tidak mungkin membatalkan begitu saja hanya karena sebuah perasaan yang belum tentu kebenarannya. Tak lama terdengar suara klakson dari luar rumah sepertinya itu Dinda. “Kayanya itu Dinda yah mas?” “Sepertinya, udah selesai semua? Kita ke depan sekarang?” “Iya mas ini udah lengkap semua kok.” Jawab Bening, yang hanya mendapat anggukan dari Bayu. “Gue senang banget akhirnya lu ikut, makasih yah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN