Di dalam kamarnya Mia menyantap makan malam yang telah Daniel bungkuskan untuknya ketika ia tidur saat di perjalanan tadi. Setelah selesai mengisi perut, Mia membaringkan tubuhnya di atas kasur. Dia sangat lelah. Tubuh dan pikirannya sangat lelah dan tertekan akan kejadian hari ini. Beberapa saat kemudian, Ia memikirkan Daniel. Mia merasa tidak enak hati dan diburu rasa bersalah yang mencengkram dadanya dengan sangat kuat. Kurasa..., aku telah keterlaluan kepadanya, Dia tidak pernah satu kali pun bersikap buruk kepadaku, bahkan seringkali aku melibatkanya ke dalam masalah, tidak pernah dia mengeluh dan tidak lari dariku. Aahh... Mengapa aku memperlakukan dirinya seperti itu? aku harus meminta maaf kepadanya. Mia merasa sangat menyesali sikapnya. Ia teringat bagaimana sebelumnya mereka

