Seorang gadis yang tengah terbaring di atas brankar mengerjapkan matanya beberapa kali. Ia melihat sekeliling dengan putih mendominasi penglihatannya. Bau obat-obatan yang membuat gadis itu sedikit mual. Ia tau, ia berada di mana sekarang. Ia mengerutkan keningnya, pikirannya sekarang, mengapa ia bisa di sini? Terlintas di otaknya kejadian beberapa waktu lalu. Di mana Amanda memperlakukannya seperti pembantu. Amanda sudah membangunkan Cia sejak jam tiga pagi. Gadis itu menyuruh Cia untuk membersihkan rumah. Karena sifat pembantah Cia tidak melekat pada dirinya, ia melakukan apa yang kakak tirinya suruh. Saat pekerjaan selesai, ia bersiap untuk pergi ke sekolah. Ia sangat letih. Ia juga tidak mengerti, kenapa ia mudah lesu. Padahal sebelumnya, ia tidak pernah seperti ini. Saat perjal

