51. Koma?

994 Kata

"Kak, sekolah Cia gimana, ya?" Sekarang, Revan dan Cia berada di cafe depan rumah sakit. Gadis itu merengek untuk minta dibelikan cake yang biasa Jessie beli untuknya. Walau sebenarnya, dokter melarang untuk keluar dari ruangan. Namun, mau tidak mau, Revan menuruti saja. "Makanya, cepat sembuh." Revan menyesap kopi-nya. Cia menahan sendok kecilnya di mulut seakan menimang-nimang sesuatu, "Kalo Cia nggak sembuh, Cia berhenti sekolah dong?" Revan mendongak menatap Cia yang juga menatapnya, "Kenapa ngomong gitu?" Cia mengangkat kedua bahunya lalu kembali menyuap cake ke dalam mulutnya, "Firasat aja." "Jangan ngomong sembarangan." Revan berkata tenang. Namun tajam. Cia tersenyum, "Kalo itu terjadi, nggak papa kok. Biar Cia bisa ketemu Bunda." Revan menatap Cia yang menunduk sambil me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN