50. Pulih

1278 Kata

"Aku ngelakuin ini semua buat kamu! Hanya semata-mata buat kamu!" Revan menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan apa yang gadis di hadapannya ini katakan. Gadis itu selalu menjawab bahwa semua perilaku jahatnya ini karena Revan. Gadis itu berusaha untuk mempertahankannya. "Gue nggak butuh perlakuan lo itu!" Tidak ada lagi panggilan kasih yang selalu Revan lontarkan untuk memanggil gadis itu. Ia merasa sangat menyesal telah menaruh hati kepada Amanda, bahkan mengenalnya. Kenapa ia tidak teliti dalam hal ini? Memang benar, cinta membutakan semuanya. "Dalam pikiran lo apa sih? Sampe segitunya. Lo nyadar? Lo itu psikopat!" sarkas Revan kepada gadis juita di hadapannya. Ia tidak peduli dengan omongan kasar yang ia ucapkan. Menurutnya, Amanda pantas mendapatkannya. Bahkan ini kuran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN