Revan berlari menyusuri lorong kelas sepuluh. Tak peduli ia menabrak orang lain karena lorong saat ini sedang ramai. Ada yang mengumpat karena ada yang sedang membawa makanan dan Revan menabraknya, dan ada yang terpesona dengan ketampanan Revan saat berlari seperti itu. Tak lama dari itu, ia sampai di depan kelas sepuluh IPA empat. Ia masuk dan mendapati Mila yang duduk di kursinya dan earphone yang menempel ditelinganya. Revan melangkah dan menghampiri Mila. "Mil," Mila mendongak. Ia sedikit terkejut dengan adanya Revan di hadapannya. Namun setelah itu, ia menampilkan ekspresi biasa saja. "Kak Revan, kenapa?" tanya Mila sambil melepas kedua earphone-nya. "Cia ke mana?" tanya Revan langsung. Mila diam. Lalu menggeleng. "Kok lo nggak bilang ke gue?" tanya Revan sedikit heran.

