Entah keberapa kalinya Suci memikirkan hal itu. Ia benar-benar tidak tega. Mendengarkan setiap Cia bercerita tentang keluarganya, Suci menyimpulkan, mereka semua sangat jahat kedapa Cia. Tanpa Suci sadari, ibu tiri yang Cia maksud adalah ibu kandungnya sendiri. Suci mengambil ponselnya dan mendial nomer seseorang. Ia langsung menelponnya. "Halo," ucap Suci lebih dulu. "Kenapa?" "Jangan sakiti Cia, Ma." "Maksud kamu apa? Kamu tau Cia?" Suci menahan isakannya, "Dia anak baik, Ma. Nggak pantas dapat perlakuan dingin dari Mama." "Kamu nggak tau apa-apa, Suci." "Aku tau, Ma. Cia sendiri yang cerita sama aku." Suci sudah terisak. Ia tidak bisa menahannya. Segitu kejamnya kah ibunya sampai Cia jadi seperti ini? "Cia di rumah aku, Ma." "Apa? Kenapa kamu nggak bilang?" "Aku baru tau

