Mereka baru saja menyelesaikan makan malam dan tidur lebih awal. Austin langsung pergi ke suatu tempat. Dia terlihat buru-buru sekali. Allynna tidak banyak bertanya. Ada Cilla yang mengalihkan perhatiannya. Telinga Allynna sudah hampir putus karena Cilla yang selalu berseru girang. Sikap Cilla benar-benar tidak tertolong lagi. Di meja makan saja Cilla tampak sangat manis. Setelah Austin pergi Cilla tetaplah wanita yang selalu ceria. Karena terlalu ceria, Allynna jadi gerah sendiri. “Austin tampan sekali, Allynna!” Cilla tersenyum kelewat lebar. Austin memang sudah terlahir tampan, tapi respon Allynna dulu tidak segila Cilla. Bukannya dia model? Pasti banyak pria tampan yang pernah dia lihat. “Kau ini memalukan sekali.” Allynna membantu Cilla membongkar pakaiannya dan menggantungnya ke

