Benar saja, Austin serius soal akan menginap sampai teman Allynna datang. Selama Cilla masih berada di luar negeri, kehidupan Allynna sama saja dengan kehidupannya di rumah Austin. Bedanya hanya tempatnya saja. Niat allynna yang ingin terbebas dari Austin sepertinya harus dia kubur dalam-dalam. Sialnya Austin semakin terlihat sangat perhatian kepadanya. Allynna jadi tambah bingung karena dibuat salah tingkah dan berpikir yang tidak-tidak. “Kenapa kau cemberut.” Cilla bertanya lewat video call-nya. Wajah Allynna tampak jelek sekali di layar ponsel. “Cepat pulang.” Allynna merengek dari tadi agar Cilla segera pulang ke tempat asalnya. “Austin lagi?” “Apa harus kujawab?” Allynna sudah menceritakan semuanya tentang Austin dan Cilla langsung paham jika Austin memiliki rasa kepada temannya i

